Bismillaahirrohmaanirrohiim..
Dikatakan bahwa seorang laki-laki jika kesakitan, maka dia akan membenci.
Sebaliknya wanita saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan
cintanya.
Seandainya Hawa diciptakan dari Adam 'alaihissalam saat Adam terjaga, pastilah
Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia akan
membenci Hawa. Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur, agar
Adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci Hawa.
Sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, dia melihat
kematian ada dihadapannya, akan tetapi semakin bertambah sayang dan cintanya
kepada anak yang dilahirkannya, bahkan dia akan menebusnya dengan kehidupannya.
Sesungguhnya Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk bengkok yang tugasnya
adalah melindungi Qalbu (jantung, hati nurani).
Oleh karena itu, tugas Hawa adalah menjaga qalbu. Oleh karena itu Hawa
diciptakan dari tempat yang nantinya akan berinteraksi dengannya. Sementara
Adam diciptakan dari tanah, karena dia akan berinteraksi dengan tanah, dia akan
menjadi petani, tukang batu, tukang besi, dan tukang kayu.
Adapun seorang wanita, maka akan berinteraksi dengan perasaan, dengan hati. Dia
akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih, seorang saudari yang penyayang,
seorang putri yang manja, dan seorang istri yang penurut.
Kedokteran modern telah menetapkan bahwa seandainya bukan karena tulang rusuk
tersebut pastilah pukulan yang paling ringan yang diberikan kepada jantung akan
menyebabkannya rusak dan menuju kepada kematian. Maka Allah menciptakan tulang
rusuk tersebut untuk menjaga qalbu. Kemudian Dia menjadikannya bengkok untuk
melindungi qalbu dari sisi yang kedua. Oleh karena itu, wajib bagi Hawa untuk
berbangga karena dia diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok!!
Dan wajib bagi Adam untuk tidak berusaha meluruskan tulang yang bengkok
tersebut, dikarenakan dia, sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi shollaloohu
alaihi wasallam, jika seorang laki-laki berusaha meluruskan yang bengkok
tersebut dengan serta merta, maka dia akan mematahkannya.
Yang dimaksud dengan kebengkokan tersebut adalah perasaan yang ada pada diri
seorang wanita yang mengalahkan perasaan seorang laki-laki.
Maka wahai Adam, janganlah merendahkan perasaan Hawa, dia memang diciptakan
seperti itu; dia adalah separuh bagian dari masyarakat sosial yang membangun
separuh yang lain. Sekalipun demikian, hampir seorang wanita shalihah bisa
menjadi keseluruhan masyarakat sosial

Tidak ada komentar:
Posting Komentar