16 Feb 2014

" perhiasan dunia "

Bismillahirrahmanirrahim ...

Beberapa minggu ini pembahasan nya lebih banyak tentang peranan perempuan. Dan setelah liqo sabtu malam kemarin , rasanya ingin sekali terus menyungkurkan diri ketanah, tempat aku berasal dan tempat aku kembali karena belum bisa berbuat banyak. Tentang fitrah perempuan, istri, tentang hak nya sebagai ibu (bukan kewajiban) yang memang diberi hak penuh untuk mengasuh mendidik anak - anaknya sebagai amanat. ahhh ngga salah memang kalau perempuan itu tiangnya negara.

Ada kejadian yang baru saja dialami oleh Indonesia, yaa meletusnya gn. keleud bertepatan dengan malam valentine 14 februari. Ujian, peringatan, alarm untuk kembali pada yang Haq. Valentine's day,,,,, Bukan tentang acara saling memberikan coklat, permen, bunga atau hal - hal lain yang memang perwujudan dari kasih sayang itu sendiri. Kasih Sayang.....??? aaahhhh bagaimana aku harus menjabarkan tentang kasih sayang menurut valentine's day, atau makna dari kasih sayang dari para aktivis pacaran.
Huummmm.. bukan kasih dari Sang Maha Kasih , sayang ibu kepada anak atau sebaliknya, kasih sayang kepada sesama, kepada anak - anak kita di panti asuhan, atau oma opa yang ada di panti jompo. 
Jadi maksud valentine's day yang dimaksud apa??? Tidak hanya cokelat, permen, bunga mawar yang penjualaan nya laris manis kayak gorengan. Barang yang paling dicari saat valentine's day itu termasuk kondom. Sudahlahhh... tak perlu aku terangkan apa fungsi dari salah satu alat kontrasepsi ini. Diberitakan di beberapa situs berita online bahwa penjualan kondom meningkat pesat bahkan saat malam valentine penjualannya sudah meningkat dua kali lipat. Pas hari H kayak gimana, yaa yayaaa bisa diartikan sendiri.
Mengutip dari wawancara sama mbak atau mas kasih di supermarker/minimarket atau apotek kalo yang beli itu memang adek- adek kita yg usianya belasan. Huummm ngga usah ditanya juga yaa mau dipake buat apa dan dengan siapa nya.... 
Sedih,,,,,, "adek ku, sayangku...?? kamu beli untuk itukah uang jajan dari orangtua mu??? dan masih kata mba / mas kasirnya Untuk satu bulan ke depan, penjualan yang meningkat itu test pack (tes kehamilan) . Ngga usah nanya yang hamil nya siapa yah... karena pasti perempuan.  lagi.

Biar pembahasannya ngga ngaler ngidul, kita mulai kupas apelnya,, ehhh
Oke. Free sex. Pergaulaan bebas dan Perempuan. 

Saat perempuan ada di dalam lingkaran seperti ini, resiko nya sudah jelas. Asumsi negatif selalu melekat.
Ada dua kategori perempuan yang saya maksud kan, pertama PSK (maaf) dan perempuan pezina. 
pertama, PSK : Jika dilihat dari pandangan yang lebih luas,Kita akan mengetahui bahwa sesungguhnya yang dilakukan pekerja seks adalah suatu kegiatan yang melibatkan tidak hanya si perempuan yang memberikan pelayanan seksual dengan menerima imbalan berupa uang. Tetapi ini adalah suatu kegiatan perdagangan yang melibatkan banyak pihak. Dalam kasus-kasus tertentu perempuan yang terlibat telah mengalami kekerasan patologis atau kejahatan seksual sejak masa anak. Lain-lainnya terjeremus ke dalam pelacuran guna mendapat nafkah yang mencukupi untuk diri sendiri atau keluarganya. Pada intinya seorang PSK memberikan jasa nya untuk mendapatkan materi. titik. Sebagian dari mereka tetap menjalani karena keterpaksaan, dan beban ekonomi.

kedua, perempuan pezina. Semua sudah tahu jika gaya pacaran anak muda zaman sekarang tidak hanya tentang saling mengirim pesan/kabar, jalan berdua, janjian abis itu pulang masing - masing. Ada hal yg lebih ingin dirasakan selain pegangan tangan. Yaa mulainya aja sih pegangan tangan atau pelukan.  
Sama satu lagi berdasarkan , soal persepsi anak putra dan putri tentang aktifitas pacaran. Man, anak putra jawabnya, “pegangan tangan, ciuman, pelukan, dan satulagi adalah kata yang ga bisa saya tuliskan”, anak putri ga satupun jawab gitu, mereka jawab, “pacaran itu perasaan saling menyayangi antara laki-laki dan perempuan; atau hubungan untuk sampai pada pernikahan”. Ngenes ga ?? yang jadi bahan risetnya adek2 kita loh yaa, yg usianya belasan. Tapi tidak menutup kemungkinan ada lelaki/perempuan yg pendapatnya sama persis dengan apa yang dibilang tadi. 

Sexually active yang dilakukan perempuan ada dua kemungkinan. 
Pertama, sebagai pembuktian cinta kepada sang kekasih , selalu melibatkan perasaan dan hati, memberikan yang terbaik untuk pasangan dan berharap si pasangannya akan membawa dia kepada pernikahan. Meskipun pada akhirnya hubungan terus berlanjut atau tidak. 

kedua just have fun sex yang bisa dilakukan sama siapa aja teman atau siapapun yang akan memberinya kepuasan. Pada dua kategori perempuan ini jelaslah tak ada yang menginginkan imbalan materi, yang satu berasumsi berlandaskan cinta dan yang satu lagi hanya untuk mendapatkan kesenangan.

Astagfirullahaladzim.....  berzina  termasuk dosa besar. Mendzolimi diri sendiri. 
Mau itu sebagai PSK, pembuktian untuk kekasih apalagi hanya untuk bersenang - senang. Namun tatkala cahaya hidayah menelusup kedalam hati manusia, tatkala ia menangis menyesali perbuatannya. Ketika ia memohon kepada Tuhan untuk mengampuni dosannya, berjanji untuk tidak mengulangi,,,,  masih kan kita menjudge masa malu seseorang.

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Zumar: 53)

Allah Yang Maha Pengampun, masihkah kita berpikir dua kali untuk merangkul mereka yang mau lebih dekat dengan Tuhan nya. Dalam Shahihain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tatkala ada seekor anjing bolak-balik mengitari sebuah sumur, hampir hampir dia mati karena kehausan. Tiba-tiba seorang wanita pelacur dari golongan pelacur Bani Israil melihatnya. Dengan segera, wanita tersebut melepas terompah sepatunya. Lalu ia menampung air dengannya dan meminumkannya ke anjing tersebut. Dengan amalnya ini, dia diampuni (oleh Allah dari dosa-dosanya).”

Lalu bagaimana saat membicarakan pernikahan. Dan sahnya taubat wanita tersebut tidak disyaratkan harus memberitahu kepada suami tentang perbuatan zinanya itu, jika Allah menutupi aibnya tersebut dan tidak menyingkapnya. Tidak memberitahukan perbuatan dosa kepada suami bukan termasuk perbutan dusta dan bohong. Dia wajib untuk menutupi aib dirinya tersebut dan tidak memberitahukan perbuatan masa kelamnya kepada seseorang. Cukup antara diri nya dengan Allah. 

Kita hanya bisa berdoa semoga Allah mengampuni dosa - dosa yang pernah kita perbuat saat sendirian . Malu saat kasih sayang , nikmat dan hidayah nya begitu berlimpah sementara diri ini masih bermaksiat. Semoga Allah memaafkan saat diri ini merasa lebih baik dari orang lain padahal jikalau Allah berkenan membuka  aib kita, pastilah mudah. Semoga keberadaan kita sebagai anggota masyarakat tetap care dan selalu memberikan manfaat.


Wallahu a’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts