13 Feb 2013

MAAF


Memaafkan adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah, sebagai imbalannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga
 Kadang, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain. Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan bisa benar-benar bahagia sebelum mau memberi maaf.
 Banyak orang mengira bahwa merasakan perasaan benci, marah dan kesal terhadap seseorang yang menyakiti adalah cara untuk menghukum orang tersebut, padahal JUSTRU SEBALIKNYA.! Memendam terus perasaan itu ibarat menelan racun dan mengharapkan racun itu menyakiti orang itu padahal ‘kita’-lah yang justru ‘ menelannya dengan sadar.

kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalanmu....
kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan takdirmu.....

’♥ Memaafkan adalah bentuk rasa cinta ♥

and finally I have to thank the people who love and hurt me ... thank you so much for loving me ...

Nada Hujan


Malam dan suara hujan.. Dua suasana yang termasuk aku sukai setelah kesunyian. Ada banyak cerita, warna dan makna2 yang selalu aku pikirkan. Hujan memang tak selalu menyuguhkan pelangi, tapi bagiku hujanlah yang selalu memberikan nada berbeda di setiap waktunya. Entah berapa lama yang telah aku habiskan mendengar suara hujan dibalik jendela. Ritual khusus yang tak pernah aku lupa . Ya. saat hujan adalah salah satu waktu yang tak boleh aku lewatkan untuk bermuhasabah, dan berdo'a. Itulah mengapa saat hujan adalah momment yang begitu istimewa. 

Detik ini aku merasaknnya kembali, aku tersadar ..Aku selalu memberikan kepercayaan penuh kepada setiap orang. Tak peduli orang akan melakukan hal yang sama pula padaku. Disatu sisi itu memberikan pengaruh positif pada hubunganku dengan orang lain disisi lain kadang aku mnenjadi objek yang sellalu dipermainkan atas nama kebohongan. Ahhh sudah tak aneh rasanya. Sudahlah akupun tak peduli. Yang aku yakini hanya ' yang dituai adalah apa yang di tanam'. So tak perlu memikirkan mereka yang terkadang hanya berfikir pendek, memikirkan efek satu jam kemudian atau satu hari setelahnya. Itu terlalu singkat bagiku. AKU mendambakan kedamaian, kenyamanan, yang ku buat bukan apa yang mereka berikan

Kepercayaan ini menuntunku mengikhlaskan tentang apa yang telah terjadi. Kepercayaan ini membawaku selalu yakin akan hari esok yang lebih baik. Kehidupan yang lebih kondusif tentunya. Ya,, aku hanya bisa berdo'a dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Dan sebuah kepercayaan itu adalah penggembira hatiku sendiri
Aku percaya kembali.
Aku percaya semuanya baik2 saja.
Aku percaya


"Barang hilang, sungguh aneh perilakunya. Semakin dicari semkin tidak ketemu. Saat “dilupakan”, “diikhlaskan”, malah muncul sendiri di depan mata."

Boleh jadi, perasaan itu juga sejenis barang hilang.

--novel "ELIANA", Tere Liye

4 Feb 2013

DIRIKU DAN PERJALANAN



AKU BERJUANG DIANTARA PENA DAN BUKU2 YANG MELINGKARI WAKTUKU. KU KUMPULKAN HURUF2 YANG BERHAMBURAN DI JIWA, DI RAGA, DI FIKIRAN. KU KEMBANGKAN LAYAR KHAYAL KEINGINAN TLAH MENJELMA BAGAI DEWA, TUK  ARUNGI SAMUDRA KENYATAAN, BERDIRI TEGAK PADA SIMPANG KEHIDUPAN DENGAN TATAP MATA YANG TAJAM MEMANDANG HARI DEPAN YANG MERINDUKAN HARAPAN. CANGKUL KU ADALAH RENUNGAN, MATAHATIKU ADALAH PISAU KUDAPAT KUPAS APA YANG KU MAU, AIRMATA KEKASIHKU KU ANGGAP SYAIR KEHIDUPAN, SAMPAI KU BILANG MATI ITU ADALAH KEINDAHAN. BULANLAH YANG MEMBERIKU MIMPI2, ANGINLAH YANG MENGAJARIKU UNTUK MENCARI DAN AKU SAMA SEKALI TAK PEDULI WALAU KU HARUS MENJADI MUNTAH TUK MENJAWAB TEKATEKI DIRIKU SENDIRI.

AKU TETAP AKU, SIAPAPUN TAK PERLU TAU, AKU ADALAH ADALAH AKU, YANG TAK PERNAH KAU TAU DAN APA JUGA YANG KAU SANGKA.. A.A

Recent Posts